Sunday, January 18, 2009

Pemanfaatan Komputer Pada Perpustakaan

Di Indonesia teknologi informasi baru berkembang satu setengah dasawarsa terakhir, sedangkan pada perpustakaan baru terlihat secara signifikan pada pertengahan terakhir tahun 1990–an jumlah perpustakaan yang memanfaatkan untuk pembuatan catalog tercetak juga masih sangat sedikit. Hal yang sangat menggembirakan adalah respon teknologi yang dikembangkan oleh perpustakaan IPB Bogor. Ia mengembangkan perangkat lunak CDS / ISIS dengan berbagai proses modifikasi yang selanjutnya mengadakan kerjasama pemasangan sistem perangkat lunak tersebut.
Pada tahun 2000–an, perkembangan dan kemajuan teknologi yang pesat menantang pustakawan dan staf atau pun pusat – pusat informasi untuk berbenah diri. Karena tanpa respon yang positif terhadap teknologi, mereka akan di tinggalkan oleh pemakai dan tergilas oleh derasnya informasi. Sebagian besar perpustakaan, baik perpustakaan umum, sekolah, perguruan tinggi dan perpustakaan khusus telah membuka jaringan internet yang memungkinkan akses keseluruh dunia dan melakukan diskusi ataupun seminar jarak jauh. Hal ini juga terkait dengan banyaknya perpustakaan sekolah pada era teknologi ini memanfaatkan beberapa perangkat lunak yang ada dipergunakan untuk sistem pelayanan. Sistem pelayanan yang cepat, mudah dan akurat dapat membantu para pemakai.

Dari sisi pengguna layanan, kemajuan teknologi informasi perlu dimanfaatkan untuk mendukung beberapa kegiatan sebagai berikut:
1. Pencarian pustaka lewat katalog dapat dikakukan dengan bantuan suatu sistem informasi perpustakaan
2. Pembacaan / pemanfaatan pustaka (di ruang perpustakaan) tidak hanya dilakukan terhadap media cetak tetapi juga terhadap media elektronis (CD), disket, (hardisk) dengan bantuan sistem komputer dan teknologi komunikasi data. Dengan memanfaatkan akses jarak jauh (LAN, WAN, Internet), pengguna layanan perpustakaan tidak harus berada dibangunan perpustakaan, tapi dapat berada dimanapun untuk membaca / memanfaatkan layanan perpustakaan (situasi ini biasa disebut sebagai virtual library)
3. Peminjaman pustaka di era informasi tidak lagi dibatasi oleh koleksi perpustakaan setempat, tetapi mendunia (karena pustaka berupa berkas elektronis). Situasai seperti ini disebut sebagai library without walls.
Untuk menyalin isi pustaka elektronis (CD, berkas internet) dapat dilakukan dengan mengkopinya ke disket, CD, flasdisk milik pengguna.

No comments: